Sabtu, 10 Oktober 2026 Facebook Twitter Instagram YouTube
TERKINI
IklanIklan Kopi Nusantara
Gaya Hidup

BIFF 2026: Wastra Borneo Naik ke Panggung Internasional

Oleh · 4 jam yang lalu · 0 komentar

Jawaban singkat: Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 digelar pada 3-4 Oktober di Samarinda, Kalimantan Timur. Mengusung wastra Borneo ke panggung internasional, acara ini menghadirkan desainer dari Australia hingga Jember dan menjadi panggung penting bagi UMKM fashion lokal.

Oleh: Tim Gaya Hidup Headline Stories | Diperbarui: 10 Oktober 2026

Kalimantan Timur kembali menjadi pusat perhatian dunia mode. Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 sukses digelar selama dua hari dan berhasil membawa wastra Borneo naik ke panggung internasional. Kain-kain tenun khas Dayak tampil memukau dalam balutan desain modern para desainer.

Festival ini bukan sekadar peragaan busana, melainkan juga perayaan identitas budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif lokal.

Kapan dan di mana BIFF 2026 digelar?

BIFF 2026 digelar pada 3-4 Oktober 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur. Selama dua hari, panggung festival diramaikan peragaan busana, pameran kriya, dan berbagai kegiatan pendukung yang terbuka untuk umum.

Pemilihan Samarinda sebagai tuan rumah menegaskan posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi kreatif di luar Jawa.

Siapa saja desainer yang tampil di BIFF 2026?

BIFF 2026 menghadirkan deretan desainer lintas daerah dan negara. Menurut liputan yang beredar, di antaranya ada desainer dari Australia yang berkolaborasi dengan wastra lokal, serta desainer dari Jember yang dikenal lewat ajang karnaval fesyen.

Kolaborasi lintas budaya ini menghasilkan karya-karya segar: motif tenun Dayak dipadukan dengan potongan busana kontemporer yang siap bersaing di pasar global.

Apa itu wastra Borneo?

Wastra berarti kain dalam bahasa Sanskerta, dan wastra Borneo merujuk pada kain-kain tradisional Kalimantan seperti tenun Dayak, ulap doyo, dan batik Kaltim. Kain-kain ini dibuat dengan teknik turun-temurun dan sarat makna filosofis bagi masyarakat adat.

Melalui BIFF, wastra Borneo diperkenalkan ulang kepada generasi muda dalam kemasan modern – dari streetwear hingga busana pesta – tanpa meninggalkan akar budayanya.

Apa makna BIFF 2026 bagi UMKM fashion lokal?

Dampak terbesar BIFF 2026 justru ada di level akar rumput. Para perajin tenun dan UMKM fashion lokal mendapat panggung, jejaring, dan eksposur media yang sulit didapat secara mandiri.

Ketika desainer besar memakai kain mereka di panggung internasional, nilai jual kain tenun ikut terangkat. Ini membuka peluang pesanan, kolaborasi, dan regenerasi perajin muda agar warisan tenun tidak punah.

Bagi masyarakat umum, ada banyak cara sederhana untuk ikut melestarikan wastra Borneo. Mulailah dengan mengenakan kain tenun dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya saat acara adat. Pelajari cara merawatnya dengan benar – misalnya mencuci dengan tangan menggunakan deterjen lembut dan menjemur di tempat teduh – agar warnanya awet. Yang tak kalah penting, belilah langsung dari perajin atau koperasi tenun agar keuntungan sampai ke tangan pembuatnya.

Pecinta fashion dan event budaya wajib pantau juga SNADA Indonesia 2026 serta fanmeeting Gong Yoo di Jakarta. Buat yang ingin belanja produk lokal, simak tips belanja hemat saat promo 10.10.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan BIFF 2026 digelar?
Pada 3-4 Oktober 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur.

Apa tema utama BIFF 2026?
Mengangkat wastra Borneo ke panggung internasional melalui kolaborasi desainer lokal dan mancanegara.

Apakah BIFF terbuka untuk umum?
Ya, festival ini diramaikan berbagai kegiatan yang dapat dikunjungi masyarakat umum.

Di mana bisa membeli wastra Borneo asli?
Melalui perajin dan UMKM tenun lokal; pastikan membeli dari sumber tepercaya agar keasliannya terjamin.

IklanIklan SehatPlus
IklanIklan MotoGahar X150