Selasa, 13 Oktober 2026 Facebook Twitter Instagram YouTube
TERKINI
IklanIklan Kopi Nusantara
Teknologi

SM+ Akuisisi 5 Data Center Princeton Digital Group, Kini Operasikan 31 Fasilitas di 25 Kota

Oleh · 1 hari yang lalu · 0 komentar
sm plus akuisisi 5

Jawaban singkat: PT SMPlus Digital Investama (SM+) menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi bisnis data center enterprise milik Princeton Digital Group (PDG) di Indonesia. Transaksi ini mencakup lima fasilitas data center yang telah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru. Setelah akuisisi rampung dan integrasi selesai, SM+ akan mengoperasikan total 31 fasilitas data center yang tersebar di 25 kota di Indonesia — memperkuat posisinya di tengah lonjakan kebutuhan infrastruktur digital nasional.

Pada artikel ini, kami akan membahas sm plus akuisisi 5 data center princeton digital group secara mendalam — dari konsep dasarnya hingga langkah-langkah praktis yang bisa Anda terapkan.

Oleh: Tim Teknologi Headline Stories

Diperbarui: 12 Oktober 2026

Jakarta, Headline Stories — Persaingan bisnis infrastruktur digital Indonesia memasuki babak baru. PT SMPlus Digital Investama (SM+) menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi bisnis data center enterprise milik Princeton Digital Group (PDG) di Indonesia, sebagaimana dilaporkan sejumlah media pada Senin (12/10/2026).

Transaksi tersebut mencakup lima fasilitas data center yang telah beroperasi di sejumlah wilayah strategis, yakni Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru. Setelah proses akuisisi rampung dan integrasi dilakukan, SM+ akan mengoperasikan total 31 fasilitas data center yang tersebar di 25 kota di Indonesia.

Langkah ini memperkuat ekspansi SM+ di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital, seiring pertumbuhan konsumsi data, adopsi komputasi awan (cloud), dan percepatan transformasi digital di kalangan perusahaan.

Alasan di balik akuisisi

Bagi SM+, penambahan lima fasilitas ini memperluas skala operasional bisnis yang telah dibangun sebelumnya. Perusahaan menargetkan integrasi fasilitas yang diakuisisi dapat meningkatkan kualitas layanan serta menyediakan infrastruktur digital yang andal dan mampu menyesuaikan kebutuhan kapasitas pelanggan pada masa mendatang.

"Akuisisi ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan kami membangun platform infrastruktur digital nasional terdepan di Indonesia. Dengan bertambahnya lima fasilitas di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru, kami memperluas jangkauan nasional serta memperkuat kemampuan kami dalam melayani pelanggan seiring komitmen kami untuk terus mendukung ekonomi digital Indonesia," ungkap President Director & Group CEO SM+ Holdings Herson Suindah, dikutip dari keterangan resmi perusahaan.

Sementara itu, dari sisi PDG, divestasi bisnis enterprise ini memungkinkan perusahaan yang berbasis di Singapura tersebut untuk fokus pada ekspansi hyperscale — segmen data center berkapasitas raksasa yang melayani pelanggan cloud global dan beban kerja kecerdasan buatan (AI), menurut laporan The Tech Capital.

Kenapa data center jadi rebutan?

Akuisisi ini bukan peristiwa tunggal. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi salah satu pasar infrastruktur digital terpanas di Asia Tenggara. Pemicunya jelas: konsumsi data masyarakat terus melonjak, perusahaan berbondong-bondong memindahkan sistem ke cloud, dan beban kerja AI membutuhkan kapasitas komputasi berdensitas tinggi.

PDG sendiri sebelumnya telah agresif berekspansi di Indonesia, termasuk pengembangan kampus hyperscale di Bekasi dengan total kapasitas daya terencana ratusan megawatt untuk mendukung cloud dan AI. Kini, dengan melepas segmen enterprise ke SM+, kedua perusahaan justru mempertajam fokus masing-masing — SM+ di layanan enterprise nasional, PDG di hyperscale.

Bagi pengguna awam, dampaknya tidak langsung terasa. Namun setiap kali Anda membuka aplikasi perbankan, menonton streaming, atau menggunakan layanan AI, ada kemungkinan data Anda diproses di salah satu dari puluhan fasilitas seperti ini. Semakin banyak dan tersebar fasilitasnya, semakin cepat dan andal layanan digital yang Anda gunakan sehari-hari.

Apa selanjutnya?

Transaksi ini masih berupa penandatanganan perjanjian definitif — proses penyelesaian dan integrasi operasional akan menyusul. Yang patut dipantau: seberapa cepat SM+ mengintegrasikan lima fasilitas baru tersebut, dan apakah konsolidasi serupa akan berlanjut di industri data center Indonesia yang masih terfragmentasi.

Dengan memahami sm plus akuisisi 5 data center princeton digital group dengan baik, Anda dapat menghindari kesalahan umum dan memperoleh hasil yang lebih optimal.

Sm plus akuisisi 5: FAQ

Agar tidak salah langkah, pelajari sm plus akuisisi 5 dari berbagai sumber tepercaya sebelum memutuskan. Informasi yang akurat tentang sm plus akuisisi 5 akan menghemat waktu dan biaya Anda.

Apa itu SM+? PT SMPlus Digital Investama (SM+) adalah platform investasi infrastruktur digital yang didukung konglomerat Sinar Mas. Perusahaan ini berfokus membangun jaringan data center di Indonesia.

Berapa data center yang diakuisisi SM+ dari Princeton Digital Group? Lima fasilitas data center enterprise yang telah beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Pekanbaru.

Berapa total data center SM+ setelah akuisisi? 31 fasilitas yang tersebar di 25 kota di Indonesia, setelah proses akuisisi rampung dan integrasi selesai.

Kenapa Princeton Digital Group menjual bisnis data center-nya? PDG mendivestasikan segmen enterprise agar bisa fokus pada ekspansi hyperscale — data center berkapasitas raksasa untuk pelanggan cloud global dan beban kerja AI.

Apa dampaknya bagi pengguna internet di Indonesia? Secara langsung tidak terasa, tetapi jaringan data center yang lebih luas dan tersebar berarti layanan digital — dari perbankan, streaming, hingga AI — berpotensi menjadi lebih cepat dan andal.

Catatan redaksi: Draf disusun berdasarkan laporan industry.co.id, mediaprofesi.id, dan The Tech Capital pada 11–12 Oktober 2026. Nilai transaksi tidak diumumkan dalam laporan yang tersedia, sehingga tidak dicantumkan. JANGAN terbit tanpa persetujuan Ron.

Itulah panduan lengkap seputar sm plus akuisisi 5 data center princeton digital group. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

IklanIklan SehatPlus
IklanIklan MotoGahar X150